Seo-yoon
Tindakan lain
| Kelangkaan | Epik |
|---|---|
| Kelas | Penembak |
| Subkelas | Pengembangan |
| Generasi | Gen 0 |
| Serangan | 2,157 |
|---|---|
| Pertahanan | 2,220 |
| Nyawa | 13,320 |
| Serangan | 140.11% |
|---|---|
| Pertahanan | 140.11% |
| Sumber | Hero Recruitment |
|---|
Seo-yoon adalah hero Penembak (Pengembangan) epik di Whiteout Survival.
Latar
Seo-yoon selalu percaya pada kekuatan musik yang mampu mengubah jiwa, sesuatu yang langka di dunia es yang baru ini. Ia berpindah dari permukiman ke permukiman bersama rombongan pemusik yang menyertainya, menggemakan para musisi keliling dunia lama, dan keriaan, tawa, serta tarian selalu mengikuti mereka ke setiap komunitas yang mereka singgahi. Bagi kebanyakan orang ia tampak sebagai jiwa yang lembut dan rendah hati, dan hanya mereka yang benar-benar mengenalnya yang melihat keteguhan sekeras baja di balik sorot matanya, kepiawaiannya bertarung jarak dekat, atau kegunaan lain yang bisa diberikan stik drumnya.
Ketenarannya banyak berutang pada masa kecil yang serba istimewa di salah satu kota terkaya di Tundra, sebuah utopia relatif dibandingkan wilayah-wilayah yang dilanda dingin dan angin, tempat ia mempelajari musik dan koreografi sepuas hatinya serta menunjukkan bakat luar biasa sejak masih gadis kecil. Ia dapat memainkan hampir semua alat musik setelah satu sesi latihan singkat, dan permainan perkusinya adalah yang paling melegenda di antara segala bakatnya — bukan buah latihan bertahun-tahun, melainkan buah magnetisme musikal yang mengubah hatinya menjadi bahasa yang dipahami setiap pendengar. Ayahnya, seorang survivalis yang keras sekaligus lelaki tegas namun penuh kasih, selalu menyusuli tiap sesi latihan itu dengan pelatihan tempur yang ketat demi kemungkinan yang ia harap tak akan pernah datang.
Kemungkinan itu datang pada akhir masa remajanya, ketika segerombolan besar bandit menyerbu permukiman. Terkejut tanpa persiapan, sebagian besar pembela dibantai — ayahnya termasuk di antaranya — sementara yang lain melarikan diri dengan berjalan kaki ke padang belantara yang membeku. Menolak menyerah, Seo-yoon mengangkat alat-alat musiknya dan memainkan tema perang yang membangkitkan semangat sepanjang malam nyaris tanpa tanda sambutan, sampai fajar memperlihatkan kepada para penyintas betapa banyak dari mereka yang masih berdiri. Ia menyerukan panggilan sukarelawan, dan pasukan balasan yang serba tambal sulam itu menyergap para penyerbu yang mabuk oleh anggur kota atau tertidur seusai pesta kemenangan mereka. Rakyatnya merebut kembali rumah mereka dan menyambutnya bak pahlawan, dan sejak itu ia menjadi seorang komandan sekaligus musisi.
Skill
Eksplorasi
Ekspedisi
Sumber Fragmen
- Hero Recruitment